Digital Imaging Sederhana – koreksi warna

14 04 2012

Mempunyai ponsel kamera agaknya sudah jadi barang biasa untuk khalayak. Begitupun saya pribadi.sudah jadi rahasia umum untuk berfoto dan mengabadikan tiap momen yang di rasa “penting”. Tapi tak selalu foto yang dihasilkan oleh kamera ponsel tak sesuai keinginan (kamera SLR misal). Kamera ponsel memiliki beberapa kelemahan dalam penerimaan cahaya dan juga koreksi warna. Mungkin untuk sekedar di lihat di layer ponsel sudah sempurna, tapi apa jadinya jika dibuka di computer atau laptop? Akan jadi sebuah foto yang sangat mengecewakan, apalagi kalau sampai mau dicetak. Kekurangan ketajaman warna dsb akan jadi masalah pokok dalam kamera ini. Sebagai contoh gambar dibawah ini, apa yang kalian pikirkan?

Foto ini menggunakan kamera digital dengan salah posisi ambil angel. Sehingga jadinya seperti ini. Tak mungkin kalau kita kesana lagi (pantai jumiang – Pamekasan) hanya sekedar mengulang foto ini. Solusinya adalah menggunakan photosop versi apapun. Sebenarnya bias dengan aplikasi lain yang lebih instant, tapi apa salahnya mencoba dari yang dasar sehingga tau bagaimana asalnya hingga foto ini jadi seperti ini.

Oke kita mulai aja , kalau kalian punya photosop versi apapun silahkan dibuka dan masukkan foto yang akan diedit.

Baca entri selengkapnya »





Eksotika Pantai Camplong & Pantai Jumiang Madura

8 04 2012

Kekagumanan saya terhadap pantai sepertinya memang bawaan lahir. Se jelek apapun pantai akan terasa indah di mata saya. Setelah perjalanan saya sebelumnya menikmati pantai di jawa (Pantai Dalegan, Parangtritis, Tanjung kodok, Sendang biru, Kenjeran dll ) dan beberapa pantai di Bangkalan dan Sampang ( Pantai Siring Kemuning, Pantai Madegan & Pantai Nepa ) yang bisa dibilang luar biasa dengan masing-masing keunikannya, sayangnya itu hanya tercacat manis dalam hati (vakum ngeblog), kalaupun saya post itu sudah cerita basi hehehe.

Agaknya ajakan seorang kawan dari pulau garam menyusupkan penasaran amat dalam tentang betapa eksotisnya pantai-pantai di pulau terdekat dengan Surabaya ini. Dari pantai dengan air yang lebih mirip susu coklat adik saya hingga airnya yang lebih mirip kubangan air kotor di belakang rumah pernah terbias sedikit indah di memori, tapi lain kali ini. Sahabat Madura saya menawarkan sensasi tiga pantai eksotis di Madura. Camplong di Sampang, Jumiang di Pamekasan dan yang paling terkenal adalah pantai Lombang di Kota paling ujung Madura , Sumenep.

Kekagumanan saya terhadap pantai sepertinya memang bawaan lahir

Kemarin (jumat 6/4/12) dengan rencana awal berkunjung ke Madura dari jam 6 pagi tergeser karena ada keperluan foto prawedding seorang kawan yang kebetulan sudah dekat dan karib dengan saya (Ardi), maka tak enak jika katakan tidak bisa. Rencana berubah, perjalanan jam 7 pagi yang bergeser menjadi 7.30 karena saya kesiangan ( biasa ) dengan tujuan Lamongan terlebih dahulu. Pukul 7 pagi sudah stanby sahabat saya di rumah, tapi saya malah masih tidur. Hehehe…

7.30 seperti yang saya katakan tadi kami (saya dan sahagat saya. Red) berangkat menuju tempat foto. Saya piker Surabaya Lamongan mungkin sekitas satu setengah jam tapi kenyataannya 3 jam berlalu. 2 jam perjalanan dengan jalan aspal dan sisanya jaan berbatu dan paving jadi pelengkap. Memang tempatnya bukan di Lamongan tapi di perbatasan antara Lamongan dan Bojonegoro. Jauhnya…. Baca entri selengkapnya »





Dan Mimpi Itu adalah Kita

20 07 2011

Kala itu, ya. Tepatnya beberapa hari yang lalu, setelah menanti. Terjawab sudah sebuah keinginan untuk menemukan sosok nyata dalam tubuh dan raga teman mayaku. Kita memang sama-sama tak mengenal (awalnya), bahkan untuk sekedar menyapa lewat sms pun adalah hal yang tabu, hanya jika ada keperluan penting saja kita berkeluh lewat layer monokrom. Sekarang kita bertemu dalam dunia nyata.

 

***

Tiga bulan lalu, mengenal sosokmu dalam sebuah kisah karyamu yang di publish dalam bingkai biru dunia maya. Masih belum mengenalmu, bahkan menyadari bahwa dalam beberapa kali persaingan kau adalah musuh terberat.

 

Suggest friend dari seorang kawan membawaku pada wall facebooknya. Menyapa dengan sedikit keraguan, karena biasanya seorang penulis yang sedikit tenar susah untuk berteman apalagi membagi kisah dan pengalamannya selama ini. Tak begitu dengannya, sosok yang sering menyebut dirinya pujangga keren pada setiap akhir kalimat pesan singkat yang aku terima membuatku membuka mata bahwa memang seseorang tak akan bias mencari teman baik jika tak memulainya sekarang. Perlahan bait-bait kalimat puitis mengantarku pada kedekatan persahabatan yang semakin karib, membawa tiap-tiap kisah perjuangannya menelusup pada sela-sela kisah hidupku, merembeskan tiap keluhnya pada alir suka citaku berharap dapat saling melengkapi satu sama lain.

Baca entri selengkapnya »





Prasasti Aksara

20 07 2011

kala semua mata memicing kepadaku yang notabene adalah pengumpul senyum dan perangkai aksara. kini pembuktian itu telah ku dapatkan. bukan hanya untuk diriku tapi untuk para mata yang pernah menganggap bahwa seorang penulis tak akan pernah bisa hidup di jaman sekarang. inilah bukti dari perjuangan dari awal tahun 2011 ini hingga sekarang…… masih beberapa lagi meyusul terbit semoga apa yang telah dibuat akan bermanfaat…

This slideshow requires JavaScript.

 

1. Resolusi 2011 Buku#1 – Hasfa Publisher (ebook)

2. Long Distance Friendship Buku#2 – Leutikaprio

3. ... Segalanya Bagiku (Ibuku Adalah 2) Buku#3 – Leutikaprio

4. Cinta Sepak Bola Buku#4 – Leutikaprio

5. Dream2reality Buku#5 – Leutikaprio (coming soon)

6. Surat Terakhir Untuk Penghuni Venus Buku#6 – Nulisbuku.com 

7. Kado Untuk Jepang Buku#7 – AG Publisher

8. Antologi Kasih Buku#8 (Coming Soon)

9. Kasih Tak sampai Buku#9 (coming soon)

10. Kado Untuk Sahabat Buku#10 (coming soon)

11. Kumpulan Puisi Hari Bumi Buku#11 (soming soon)

12. Patahkan Kegagalan Cerpen dimuat di blogdivapress.com Baca entri selengkapnya »





Lembar Impian Ter Checklist (masuk 10 pemenang Leutika dream2reality)

18 05 2011

Menjadi seseorang sesuai yang diharapkan tentunya bukan perkara yang mudah, tak asal ambil keputusan tanpa pikir panjang. Semua yang kita ambil hari ini adalah tapak pertama untuk menjelajah tapak-tapak selanjutnya menuju sebuah gelombang besar yang akan menyeret kita menuju keberhasilan yang diharap. Segalanya butuh waktu, proses yang panjang dan melelahkan bahkan menyita peluh dan menguras tenaga. Tapi itulah pengorbanan hidup untuk sebuah hasil memuaskan untuk senyum orang-orang yang telah lama menginginkan sebuah pencapaian luar biasa dari rekan, saudara, anak bahkan suami mereka.

Duduk di bangku SMA dengan aliran darah seni yang deras mendesir di tubuhku membuat rasanya “mati suri” untuk bakat seniku. Sebenarnya jika memilih kejuruan yang lebih mengkhususkan dalam bidang keahlian akan lebih terasah dan tertata mimpi itu. Mimpi dari seorang yang terbatas, mimpi dari seorang yang ingin membuat dunia tertawa, terharu dan berwarna melalui setiap kebisaan yang dimiliki.

Duduk di jurusan IPA …

tunggu cerita selengkapnya di buku special edition 2 tahun leutika yang akan segera terbit

Tentang penulis :
Mz Janu – Pria kelahiran Surabaya 10 Januari dengan nama asli Dwi Januar ini mencoba menggoreskan pena. Selain menekuni bidang desain pria ini mencoba sisi lain seninya yakni menulis.Otodidak dengan sedikit berkaca, belajar, dan berkarya dari para masternya. Keluaran D1 sebuah lembaga pendidikan siap kerja ini siap menerima kritik dan saran yang membangun. Karena tiadalah Dia selain Allah yang Maha Sempurna.
Fb / e-mail : djee_hand@yahoo.co.id Blog : mengapatidak.wordpress.com Surat : Jl. Raya Bringin 7a Rt.5 RW.1 Kel Bringin Kec Sambikerep Surabaya Jawa timur 60218 Ph : 089676164796 / 031 34393685





Syurga -Alfatehah Tiga Kali di Hari Jadimu ke 21

18 05 2011

(masuk nominasi 25 besar)

Ku sandarkan punggungku ke bantal di sudut kasur. Ku lepas lelah sedari pagi ku cari rejeki di luar. Terpampang penuh keluh saat aku tengok cermin di sebelah pintu. Tak apa, ini lebih mulia daripada aku letih membuang waktu untuk tidur. Di sebelah cermin, satu bingkai foto berukuran sekitar setengah kali cermin membuka memori beberapa tahun lalu.

Ku pejamkan mata.

Sosok yang ceria dan penuh optimisme selalu terpancar di wajahmu. Tak kau pedulikan apa kata orang dan apa yang mereka nilai dari sosok dirimu. Yang terpenting adalah apa yang bisa kau perbuat hari ini dan orang tersenyum padamu.

Kala itu, mendung sedang bergelayut di langit borneo. Entahlah langit diatas kau berpijak akankah senada. Aku akhiri pekerjaanku, pekerjaan baru jauh dari orang yang aku sayangi. Keluarga dan semuanya. Termasuk sahabat-sahabatku.

Qimo, nama yang aneh menurutku. Unik, tapi itulah dirimu. Beda dua hari umur kita, sering orang anggap kita mirip. Padahal, dilihat dari segi manapun dan dalam gaya apapun tetap saja tak ada yang bisa dukung kita mirip.

Hampir tiap guru di sekolah, bahkan kepala sekolahpun sering anggap kau sebagai aku dan aku sebagai kau. Sering aku dipanggil Qimo, dan kau di panggil DJ (panggilan Dwi januar.red). Tapi kali ini tak akan salah lagi, kita terpisah jauh. Tak lagi sering kita habiskan waktu hanya untuk sekedar berdebat masalah tulis menulis, masalah musik dan masalah prinsip. Kerikilpun sering mengubah pandangan kita terhadap satu sama lain.

Hari ini tanggal 08 Januari 2009, kau berulang tahun. Tak ada yang bisa kuberikan kepadamu sahabat. Aku hanya ingin sampaikan ucapan selamat ulang tahun teruntuk kau di sana. Lewat telepon ku sampaikan berjuta harapan agar kau lebih baik dari hari ini. Inilah indahnya persahabatan, lewat udarapun kau mengaku senang atas ucapanku. Walaupun hanya beberapa kata yang tak penting.

_***_

8 januari 2011

Hari ini ulang tahunmu ke-21 tahun, Baca entri selengkapnya »





dewriter ( kenapa aku jadi penulis) masuk 40 nominasi

18 05 2011

Menulis tak akan pernah sesulit mengkombinasikan warna RGB dan CMYK untuk menjadi sebuah karya indah menyejukkan mata. Menulis adalah merangkai huruf dengan satu warna untuk menebar berjuta makna yang akan terbias kepada pembacanya. Itulah yang selama ini aku geluti, selain berkutat dengan warna-warna pallete di computer untuk menghasilkan visual grafis yang layak terbit, kali ini sisi lain diriku akan lebih aku asah. Menulis bukan hal baru untukku, setelah beberapa tahun silam sempat beku sejenak karena perubahan pilihan yang menganggap penulis bukanlah pekerjaan yang menjamin. Tapi kali ini aku bangkit lagi, setelah desain aku kuasai.

Dengan gaya yang sedikit berantakan, ku coba tuliskan semua yang terlintas di kepala. Entah itu tentang pribadi maupun apa yang terlihat di depan mata. Sesuatu yang kecil akan menjadi sebuah karya yang besar jika aku bisa menyampaikan dengan menarik, itu prinsipnya. Akhir 2010 mulai aktif menulis dengan waktu senggang seadanya, hingga lomba menulis diikuti dengan perbandingan 1: 10. karya pertama yang lolos 25 besar adalah “ Syurga “. Tentang sebuah persahabatan yang indah.

Seakan pintu di bidang menulis semakin terbuka, beberapa karya masuk nominasi dan menjadi salah satu pemenang di suatu lomba. Kini semakin banyak warna ku tuang di komputer, semakin banyak juga tulisan yang aku rangkai. Itulah aku, dewriter (graphic designer + writer).

Mz Janu – Pria kelahiran Surabaya 10 Januari dengan nama asli Dwi Januar ini mencoba menggoreskan pena. Selain menekuni bidang desain pria ini mencoba sisi lain seninya yakni menulis.Otodidak dengan sedikit berkaca, belajar, dan berkarya dari para masternya. Keluaran D1 sebuah lembaga pendidikan siap kerja ini siap menerima kritik dan saran yang membangun. Karena tiadalah Dia selain Allah yang Maha Sempurna. Blog : mengapatidak.wordpress.com Ph : 089676164796 / 031 34393685








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.