Sesulit apakah cari kerja??

13 05 2008

( tak semudah kedipkan mata )

Bagi anak kelas 3 sma masa-masa paling menentukan telah mereka lewati, kini tinggal menunggu apakah hasil yang akan didapat sesuai dengan harapan mereka. Tentunya LULUS menjadi sebuah anugerah terindah di akhir masa sma mereka. Lulus bukan berarti mereka telah terbebas menjalani hidup selanjutnya, tapi lebih kepada sebuah awal tantangan baru yang pasti akan lebih berat dari apa yang telah mereka keluhkan sebelumnya. Hidup memang susah, tapi apakah kita akan terus membuat hidup kita lebih susah atau mencoba setidaknya sedikit lebih mudah.

Belum lagi lulus mereka sudah dihadapkan kepada kenyataan bahwa hari-hari mereka akan lebih membosankan karena terlalu lama mereka akan berdiam diri dirumah, menunggu pengumuman tentunya. Yah, walaupun berkewajiban untuk persiapkan diri hadapi sebuah saringan baru untuk masuk ke level pendidikan yang lebih tinggi. Itu untuk sebagian besar mereka siswa siswi yang punya uang atau mereka yang berprestasi. Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak termasuk dalam bagian seperti yang telah disebutkan diatas? Katakanlah mereka dari keluarga yang kurang mampu atau kurang beruntung sehingga tidak bisa melanjutkan ke level yang lebih tinggi. Apakah yang akan mereka kerjakan sembari menunggu pengumuman kelulusan?

Apakah mereka hanya berdiam diri dirumah dan menambah beban keluarga? Tidak seharusnya. Satu hal yang pernah dan mungkin terjadi pada saat ini adalah mereka yang kurang beruntung ini mati-matian mencari sebuah pekerjaan, apapun pekerjaannya asalkan bisa mengisi kekosongan waktu dan setidaknya bisa menyibukkan kita daripada kita dirumah tanpa hasil.

Yang jadi pertanyaan saat ini adalah apakah mudah mencari pekerjaan selagi kita belum mempunyai ijazah SMA ini? Apakah semudah kita mengedipkan mata lalu orang menawarkan sebuah pekerjaan pada kita? Tentu tidak.lantas sesulit apakah mencari pekerjaan di keadaan seperti ini? Ini terjadi pada seorang teman ( tak mau disebutkan namanya ). Dia sesosok pribadi yang menurut saya seorang yang benar-benar penuh perjuangan.melalui segala macam apa yang sering disebut orang asam garam kehidupan . tapi bagi dia berdiri di kaki sendiri adalah sebuah keharusan sedari dia bisa mengenali siapa dirinya. Begitupun untuk saat ini, sembari menunggu pengumuman kelulusan dia tak mau diamkan dirinya begitu saja. Dia memulai untuk mencari sebuah kesibukan baru yang mungkin saja akan menjadi kesehariannya setelah ini. Perjalanan tak semudah yang dikira, tanpa bekal ijazah sma tak ada satupun tempat yang mau berbaik hati untuk membantu dia yang sedang kesulitan untuk menyelesaikan biaya sekolahnya yang kurang sebentar lagi. Tak ada sebuah kompensasi untuk seorang yang benar-benar membutuhkan pekerjaan itu. Dia rela menjadi apapun hanya sekedar untuk menuntaskan semua kewajibannya di sma ini, dengan melihat kemampuan orang tua yang tak memungkinkan.

Apakah sesulit ini mencari pekerjaan? Dan apakah Indonesia tak lagi memunyai lapangan pekerjaan yang memadai? Tentu bukan hal itu yang menjadi sebuah masalah. Kita ambil hikmah dari kejadian tersebut. Yang pertama hendaknya kita menoleh kebelakang lagi, bukankah pemerintah sudah mewajibkan wajib belajar 12 tahun? Inilah yang mungkin menjadi sebuah dasar penolakan demi penolakan yang dilontarkan kepadanya. Sulit sekali mencari pekerjaan di jaman yang sudah maju seperti sekarang ini, apalagi hanya bermodalkan sebuah ijasah sd ataupun smp. Untuk yang sudah memiliki ijasah atau gelar S1 pun tak jarang kita temukan masih menganggur. Untuk masalah tersebut siapa yang harusnya disalahkan? Pemerintah? Atau kita sendiri? Terlalu berat untuk kita menuntut sebuah arti yang lebih kepada pemerintah yang kita tau tak akan pernah terwujud. Langkah terakhir yang kita jalani adalah tetap bersabar menunggu pengumuman kelulusan sampai pada akhirnya kita mendapatkan ijasah dan untuk selanjutnya kita akan mungkin lebih mudah mendapatkan sebuah pekerjaan yang tentu saja seadanya dan sesuai pendidikan yang telah kita dapat. Semoga temanku mendapatkan sebuah kemudahan, inimjuga berlaku untuk semua anak sma yang sedang mengalami seperti yang telah saya urai diatas. Juga untuk diri saya pribadi. Tetap semangat jalani hidup yang sudah susah. walaupun saya juga masih dalam tahap pencarian pekerjaan…


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: