e-KTP program pendewasaan kependudukan

23 11 2012

GambarPelaksanaan e-Ktp sudah menjadi berita lama, bahkan ada jadi berita basi bagi yang sudah memegang bentuk fisik e-Ktp ditangan yang artinya telah melakukan perekaman data untuk beralih ke e-Ktp yang dinilai lebih praktis, efisien dan canggih. tapi apa jadinya jika dalam pelaksaan perekaman e-Ktp ini tak sesuai dengan kata-kata praktis malah justru menjengkelkan dan menyulitkan penduduk?

 

saya tinggal di daerah Surabaya Barat yang mulai berkembang. memang untuk dibilang sebagai kota masih belum sih mengingat letaknya di perbatasan Surabaya – Gresik. beberapa bulan lalu saya mendapatkan surat panggilan untuk perekaman data e-Ktp. jujur saya belum pernah dengar tentang e-Ktp waktu itu. akhirnya setelah saya browsing ternyata program ini sudah lama, ya mungkin saya yang tidak pernah update berita. hihihi

perekaman data dilakukan hari sabtu dan minggu untuk daerah saya, kebetulan hari itu mendapat jatah pukul 17.00 (kalau tidak salah). datanglah saya ke kantor kecamatan. tidak terlalu ramai sih, terlihat dari parkiran ynag tak terlalu padat. di dalam ruangan mirip aula hanya terdapat 2 meja dengan operator perekaman. sebelahnya lagi petugas yang memanggili nama sesuai surat yang dikumpulkan di meja. begitupun dengan saya setelah mengumpulkan surat panggilan, tak terlalu banyak tumpukannya.

satu jam, dua jam,….. masih belum dipanggil. pikirku sebentar lagi lah. tapi dalam kenyataanya sampai jam 12 malam masih belum dipanggil juga. karena besok saya haruk kerja jadi mau tak mau saya relakan antrian saya dan pulang ke rumah. dalam hati saya kenapa saya belum dipanggil juga. padahal saya sudah lama disini. setelah saya tanyakan ke petugas nama saya masih ada diurutan paling belakang, tumpukan awal tadi rasanya tidak setebal itu, marah, jengkel dan akhirnya saya mengumpat dalam hati dan tidak akan melanjutkan perekaman data esok hari karena saya juga harus kembali bekerja.

***

2 bulan kemudian hati saya merasa ada yang kurang dengan KTp ini, desas desus yang terdengar jika tidak punya e-Ktp maka akan di denda 100.000 di pengurusan kemudian hari. memang ktp lama saya masih berlaku hingga 2015 nanti tapi sebagai penduduk yang taat peraturan apa salahnya mendukung program ini.

kemudian saya datang kembali ke kantor kecamatan niatnya bukan untuk perekaman data tapi untuk mengantar kakak saya mengambil e-Ktp yang telah jadi. sampai sana mengapa tak sekalian menanyakan bagaimana jika saya belum melakukakn perekaman. apakah saat ini bisa atau tidak. maka petugas menjelaskan bahwa perekaman data sudah tidak bisa lagi karena sekarang hanya melayani pengambilan ktp baru dan disarankan menunggu putaran kedua e-Ktp.

kecewa sih, sebulan kemudian saya pikir saya harus perjuangkan untuk mengurus KTp hihihi (agak lebay ini). setelah browsing dan tanya kesana kemari akhirnya ketemu juga solusi untuk perekaman data di pusat perbelanjaan. ini usaha pemerintah Surabaya untuk semakin mempermudah masyarakatnya yang sibuk, dan belum sempat melakukan perekaman data. pemerintah Surabaya konsisten dengan komitmen untuk jemput bola, seperti halnya SIM corner kini telah di buka juga KTP Smart office di beberapa pusat perbelanjaan dan layanan publik seperti di Supermall, ITC Mega grosir dan Taman bungkul.

Gambar

kali ini saya akan melakukan perekaman data di Supermall karena paling dekat dengan rumah. agak bingung juga membedakan antara Supermall dan Pakuwon Trade Center (PTC), maklum jarang ke mall. tapi setelah beberapa menit keliling penunjuk arahnya gampang terlihat kok. patokannya AW fastfood. memang letaknya agak terpencil dan kalau gak bener-bener melek gak bakal ngeh kalo itu SIM CORNER. dasar sayanya aja yang minus sih, masa ada Logo kepolisian segede dinding gak tau. hihihi…

petugasnya sangat ramah, menanyakan keperluan saya untuk apa. KTP atau surat lainnya. kemudian KTP lama di kumpulkan di petugas, selang 5 menit saya dipanggil untuk perekaman data. petugas juga interaktif denagn muka yang ramah dan selalu tersenyum. jika tau semudah ini mengurus KTP sudah dari dulu saya urus disini (Supermall, red).

ayo bagi pembaca yang belum sempat mengurus KTP di kecamatan bisa mengunjungi titik-titik penyebaran KTP smart office. e-Ktp ternyata memudahkan penduduk untuk pengurusan surat-surat lainnya yang berarti mendewasakan penduduk dengan kemajuan teknologi.

 

 

NB : KTP tidak langsung jadi tapi menunggu surat panggilan untuk pengambilan di kecamatan. oke lah setidaknya saya telah patuh dan ikut mensukseskan program ini.

foto : Google


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: