AOLENK , Kisah para lelaki pecinta negeri

31 10 2014
Aolenk, laskar lelaki

Aolenk, kisah para lelaki pecinta negeri

Seorang Kahlil Gibran pun pernah bersajak mengenai persahabatan. Dalam penggalan salah satu sajaknya, Gibran mengatakan bahwa sahabat adalah pemenuhan kebutuhan jiwa. Dialah ladang hati, yang ditaburi dengan kasih dan dituai dengan rasa terima kasih. Sahabat adalah naungan sejuk keteduhan hati dan api unggun kehangatan jiwa, karena akan dihampiri kala hati gersang, kelaparan dan dicari saat jiwa mendamba kedamaian.

Nah, buku kumpulan catatan perjalanan ini, menceritakan tentang persahabatan 4 orang guru muda dan 1 orang desain grafis yang sangat solid. Mereka menceritakan tentang kejadian-kejadian menyenangkan dan juga kejadian gokil yang mereka alami selama melakukan traveling di berbagai tempat. Diantaranya: Lamongan, Surabaya, Bali, Mojokerto, Madura dan Jogjakarta. Sungguh, kisah mereka penuh haru biru dan menyenangkan sekali untuk dibaca.

– LASKAR LELAKI –

  Baca entri selengkapnya »

Iklan




Eksotika Pantai Camplong & Pantai Jumiang Madura

8 04 2012

Kekagumanan saya terhadap pantai sepertinya memang bawaan lahir. Se jelek apapun pantai akan terasa indah di mata saya. Setelah perjalanan saya sebelumnya menikmati pantai di jawa (Pantai Dalegan, Parangtritis, Tanjung kodok, Sendang biru, Kenjeran dll ) dan beberapa pantai di Bangkalan dan Sampang ( Pantai Siring Kemuning, Pantai Madegan & Pantai Nepa ) yang bisa dibilang luar biasa dengan masing-masing keunikannya, sayangnya itu hanya tercacat manis dalam hati (vakum ngeblog), kalaupun saya post itu sudah cerita basi hehehe.

Agaknya ajakan seorang kawan dari pulau garam menyusupkan penasaran amat dalam tentang betapa eksotisnya pantai-pantai di pulau terdekat dengan Surabaya ini. Dari pantai dengan air yang lebih mirip susu coklat adik saya hingga airnya yang lebih mirip kubangan air kotor di belakang rumah pernah terbias sedikit indah di memori, tapi lain kali ini. Sahabat Madura saya menawarkan sensasi tiga pantai eksotis di Madura. Camplong di Sampang, Jumiang di Pamekasan dan yang paling terkenal adalah pantai Lombang di Kota paling ujung Madura , Sumenep.

Kekagumanan saya terhadap pantai sepertinya memang bawaan lahir

Kemarin (jumat 6/4/12) dengan rencana awal berkunjung ke Madura dari jam 6 pagi tergeser karena ada keperluan foto prawedding seorang kawan yang kebetulan sudah dekat dan karib dengan saya (Ardi), maka tak enak jika katakan tidak bisa. Rencana berubah, perjalanan jam 7 pagi yang bergeser menjadi 7.30 karena saya kesiangan ( biasa ) dengan tujuan Lamongan terlebih dahulu. Pukul 7 pagi sudah stanby sahabat saya di rumah, tapi saya malah masih tidur. Hehehe…

7.30 seperti yang saya katakan tadi kami (saya dan sahagat saya. Red) berangkat menuju tempat foto. Saya piker Surabaya Lamongan mungkin sekitas satu setengah jam tapi kenyataannya 3 jam berlalu. 2 jam perjalanan dengan jalan aspal dan sisanya jaan berbatu dan paving jadi pelengkap. Memang tempatnya bukan di Lamongan tapi di perbatasan antara Lamongan dan Bojonegoro. Jauhnya…. Baca entri selengkapnya »