Ulang Tahun Nanaz Nazrul (Moh. Nasrul Alfiansah)

13 03 2014

Ulang Tahun Nanaz Nazrul (Moh. Nasrul Alfiansah)

Ultah Tahun Ini
12 Maret 2014 pukul 21:09

Selamat Ulang Tahun, Panjang Umur dan Sehat Selalu…
Ehmm,, kata itu yang terdengarketika aku terbangun dari terlelapnya tidurku. Sahabatku dan murid-muridkukelas XII-IPS datang memenuhi kamarku, rasa ngantuk yang menyelimutuku langsunghilang begitu saja ketika salah satu dari mereka menarik kakiku.
Selamat ulang tahun ya Pak,selamat ulang tahun ya Nas, semoga kita semua di rahmat Allah Swt. Dua siswaperempuan yang ungu-unyu menyodorkan nasi tumpeng dengan senyum bahagia diwajahnya.
Di bacakanlah surat Al-Fatiha dansholawat, supaya tahun kelahiran ini mendapat berkah dan selamat dunia akhirat.Kudapatkan secarik surat dari mereka dan begitu buka

“Janganlah berjalan di belakangku, mungkin aku tak bisa memimpinmu. Janganpula berjalan di depanku, mungkin aku tak bisa mengikutimu. Tapi berjalanlah disampingku dan jadilah sahabatku selamanya” (By. Sahabatku LASKAR)

“Bertambahnya umur mengingatkan kita untuk selalu bersyukur kepada sangILAHI, mensyukuri atas apa yang telah kita miliki, yang tak dapat kita hitungdengan apapun. 12 Maret 1989 terdengarlah tangisan bayi mungil dari rahim sangbunda, bayi yang membuat semua orang tersenyum, tersenyum karena pancaran diwajahnya, pancaran untuk generasi muda yang cemerlang, Moh. NasrullahAlfiansyah, ya begitulah namanya, seseorang yang tak asing lagi bagi kita, yangkini telah menjadi lelaki sejati, lelaki yang selalu ada untuk kita, yangselalu memberi warna untuk kita, warna yang bisa membuka mata hati kita, untukselalu percaya dan semangat. Pada hari inilah 12 Maret 2014, hari yang begituspesial, kita ingin mengatakan, mengatakan sesuatu yang tidak begitu penting,tapi akan terkenang di hati selamanya, dan satu kata dari kita HAPPY BIRTDAYya, wish you all the best our teacher, kita sayang pak Anas, satu pesan darikita, jangan pernah lupakan kita, ketika kita sudah tak bersama, kenanglah kitaselalu, kita akan merindukan pak Anas, maafkan kita untuk semuanya, danterimakasih untuk semuanya…” (By. siswa XII-IPS ATS)

Terharu begitu aku membacarekaman itu, tanpa terasa air mata ini jatuh membasahi pipi, terimakasih hadiahnya, terimakasih surpisenya, terimakasih waktunya, dan terimakasih untuk semuanya….

Pesan untuk para sahabatku “Semoga kita semua tetap selalu bersamasampai kapanpun, dan segera nikah, karena umur kita ini sudah ideal untukmembina keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah. Dengan begitu kita akan jauhbertambah dewasa. Mulailah dengan sesuatu yang baru, jodohmu sudah menunggukehadiranmu.”

Dan pesan untuk para siswaku yangungu-unyu “Kalian masih muda, kalianmasih panjang masa, kejarlah cita-cita kalian, masa depanmu masih panjang, jangansampai putus sekolah, semoga kalian semua lulus dan mendapatkan nilai yangmemuasakan, Aamiin… Lakukanlah sesuatu yang berbeda karena masa yang palingindah adalah masa SMA, masa yang akan di kenang untuk selama-lamanya.”





e-KTP program pendewasaan kependudukan

23 11 2012

GambarPelaksanaan e-Ktp sudah menjadi berita lama, bahkan ada jadi berita basi bagi yang sudah memegang bentuk fisik e-Ktp ditangan yang artinya telah melakukan perekaman data untuk beralih ke e-Ktp yang dinilai lebih praktis, efisien dan canggih. tapi apa jadinya jika dalam pelaksaan perekaman e-Ktp ini tak sesuai dengan kata-kata praktis malah justru menjengkelkan dan menyulitkan penduduk?

 

saya tinggal di daerah Surabaya Barat yang mulai berkembang. memang untuk dibilang sebagai kota masih belum sih mengingat letaknya di perbatasan Surabaya – Gresik. beberapa bulan lalu saya mendapatkan surat panggilan untuk perekaman data e-Ktp. jujur saya belum pernah dengar tentang e-Ktp waktu itu. akhirnya setelah saya browsing ternyata program ini sudah lama, ya mungkin saya yang tidak pernah update berita. hihihi

perekaman data dilakukan hari sabtu dan minggu untuk daerah saya, kebetulan hari itu mendapat jatah pukul 17.00 (kalau tidak salah). datanglah saya ke kantor kecamatan. tidak terlalu ramai sih, terlihat dari parkiran ynag tak terlalu padat. di dalam ruangan mirip aula hanya terdapat 2 meja dengan operator perekaman. sebelahnya lagi petugas yang memanggili nama sesuai surat yang dikumpulkan di meja. begitupun dengan saya setelah mengumpulkan surat panggilan, tak terlalu banyak tumpukannya.

satu jam, dua jam,….. Baca entri selengkapnya »